Struktur penduduk Desa Sunda Kelapa didominasi oleh kelompok usia produktif sehingga menyediakan ketersediaan tenaga kerja lokal yang cukup untuk menggulirkan kegiatan ekonomi dan pembangunan desa. Komposisi masyarakat yang berasal dari berbagai daerah (DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra, Sulawesi, Bali, dan lainnya) menjadikan SDM desa memiliki karakter adaptif, pekerja keras, dan toleran. Semangat gotong royong yang kuat merupakan modal sosial yang mendukung keberhasilan program pembangunan, termasuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan, dan pengembangan ekonomi kreatif.

Potensi Lainnya
Potensi Pemerintahan dan Kelembagaan Desa
Pemerintahan Desa Sunda Kelapa berstatus sebagai desa maju dan definitif dengan struktur kelembagaan yang lengkap dan stabil. Proses perencanaan pembangunan desa dilaksanakan melalui Musrenbang Desa, forum dusun, serta pendekatan partisipatif masyarakat.
Potensi Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Desa Sunda Kelapa memiliki fasilitas dasar yang terus meningkat melalui pembangunan jalan rabat beton yang memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil kebun. Desa juga telah memiliki fasilitas pendidikan dasar berupa SD Negeri dan akses layanan kesehatan yang berada dalam cakupan Puskesmas Pondok Kelapa.
Potensi Ekonomi dan UMKM
Sektor ekonomi Desa Sunda Kelapa bertumpu pada perkebunan rakyat, terutama sawit dan karet. Namun demikian, terdapat potensi pengembangan UMKM berbasis hasil kebun, produk pangan lokal, dan usaha ternak.
Potensi Sosial Budaya
Desa Sunda Kelapa dikenal sebagai desa dengan tingkat toleransi sosial dan keagamaan yang tinggi, sehingga memperoleh julukan sebagai “Desa Pancasila.” Kehidupan sosial masyarakat berjalan rukun antara pemeluk agama Islam, Kristen, dan Hindu.
Potensi Sumber Daya Alam (SDA)
Desa Sunda Kelapa memiliki potensi sumber daya alam yang cukup dominan pada sektor perkebunan dan pertanian. Komoditas utama desa adalah kelapa sawit dan karet, yang menjadi mata pencaharian mayoritas rumah tangga. Selain itu, masih tersedia lahan pertanian pangan dan palawija yang mendukung ketahanan pangan warga.





